WALKING TOUR : THREE CATHOLIC CHURCHES IN SINGAPORE


WALKING TOUR : THREE CATHOLIC CHURCHES IN SINGAPORE

Oleh : Eveline Y. Bayu

in front of church
Di depan Gereja St Peter & St Paul Singapore.

Jalan-jalan ke Singapore identik dengan wisata belanja. Mulai dari barang murah di China Town, Bugis dan Little India sampai barang mewah di kawasan Orchard Road. Saatnya berwisata yang sedikit berbeda di Singapore, mengunjungi Gereja kuno. Singapore masih mempertahankan Gereja-Gereja kuno yang menarik untuk dikunjungi. Kebetulan letak beberapa Gereja tersebut tidak berjauhan.

Church SIN
Perjalanan kita dimulai dengan mengunjungi Gereja Good Shepherd yang terletak di Queen Street. Untuk mencapai kesana, naik MRT Bras Basa dan keluar di Exit B. Di perempatan jalan sudah tampak Gereja Good Shepherd, tinggal menyeberang. Gereja Good Shepherd merupakan Gereja Katolik tertua di Singapore, yang dibangun pada tahun 1847. Di Gereja ini, kita tidak hanya dapat menikmati bangunan tua bergaya Renaissance Revival, tetapi juga dapat mempelajari sejarahnya di Cathedral Heritage Gallery. Cathedral Heritage Gallery terletak di bagian belakang, kita tinggal mengikuti petunjuk yang ada. Setelah puas mengelilingi Gereja Good Shepherd, saat menuju Gereja selanjutnya.

Exit B CC2 Bras Basah
Exit B MRT Bras Basah (sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Bras_Basah_MRT_Station)

Kita kembali menyeberang jalan ke arah Singapore Art Museum dan tetap jalan lurus di Queen Street sekitar lima menit. Di sisi kiri jalan berdiri Gereja St Peter & St Paul. Gereja St Peter & St Paul terletak di 225A Queen St, Singapore. Meskipun Gereja St Peter & St Paul tidak seluas Gereja Good Shepherd, tetapi interior dalamnya lebih berkesan klasik. Gereja yang dibangun pada tahun 1870 ini memiliki patung St Peter dan patung St Paul yang diletakkan di depan pintu Gereja.
Dari Gereja St Peter & St Paul, kita berjalan lurus ke arah Middle Street. Mendekati perempatan Queen Street dan Middle Street (di sisi kanan jalan) kita akan menemukan bagian belakang Gereja St Joseph. Sebenarnya St Joseph terletak di 143 Victoria Street, Singapore. Sayangnya ketika saya kesana Gereja tersebut sedang direnovasi jadi saya hanya melewati. Bagi anda yang ingin melihat Gereja St Joseph dari depan, anda berjalan dari Queen Street lalu belok kanan, menuju Middle Street. Kemudian belok kanan, anda akan tiba di Victoria Street. Distu anda akan menjumpai Gereja yang dibangun pada tahun 1906 – 1912.

St Joseph - Our Lady

Masih kuat berjalan kaki? Kalau ya, mari kita lanjutkan ke Gereja Our Lady Of Lourdes. Dari Victoria Street kita kembali ke Middle Street, lalu ke Queen Street. Sepanjang Quenn Street kita juga dapat menikmati keramaian di kawasan Bugis Village. Kita berjalan hingga tiba di perempatan Queen Street dan Ophir Street. Dari situ sudah tampak Gereja Our Lady Of Lourdes, kita tinggal menyeberang jalan. Lama perjalanan sekitar 15 menit. Gereja Our Lady Of Lourdes memiliki hiasan kaca patri berwarna-warni yang begitu indah di bagian dinding atas. Hal unik dari Gereja ini adalah adanya patung Bunda Maria versi India. Dimana patung tersebut diletakkan dalam balutan budaya India.
Jadi bukan hanya di Macao saja kita bisa wisata ke Gereja kuno, di Singapore juga memiliki beberapa Gereja yang tak kalah menariknya. Oya, Gereja yang saya kunjungi diatas tadi adalah Gereja Katolik Roma. Untuk cerita di setiap Gereja, tunggu tulisan saya selanjutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s